Site Loader

Perjalanan ini sudah direncanakan dari seminggu yang lalu, awalnya Dodi ragu-ragu untuk ikut karena protokol kesehatan yang ketat, ditambah lagi dengan kondisi kesehatan Dodi yang belum terlalu pulih benar setelah sepekan merasakan sakit flu dan batuk. Akan tetapi, karena Dodi sudah terlalu bosan di rumah, akhirnya Dodi putuskan untuk ikut ke Kebun Raya Bogor.

Setelah memutuskan untuk ikut,  sebelum pergi Dodi mempersiapkan segala sesuatu kebutuhan untuk di sana,seperti masker cadangan, baju ganti, botol minum, makanan ringan, payung, obat obatan pribadi, dan lain – lain.

Tibalah hari yang ditunggu-tunggu. Dodi pergi bersama ayah dan adik. Perjalanan menuju Kebun Raya Bogor tidak terlalu jauh dari kediaman Dodi. Dengan menaiki mobil yang dikendarai Ayah, Dodi sudah  tidak sabar untuk bertemu dengan teman-teman daringnya.

Sesampainya di sana Dodi bertemu dengan  guru dan  teman – temanya di Kebun Raya Bogor. Di sana Dodi mengunjungi Taman Meksiko yang penuh dengan pohon-pohon besar. Selanjutnya Dodi pergi ke Taman  Aquatik yang lumayan banyak air mancurnya. Sebenarnya ada banyak  taman–taman  di sana tapi Dodi lupa.

Ternyata di  sana sangat  banyak pohon kaktus, tapi tidak hanya pohon kaktus, pohon-pohon yang lain juga ada. Pohon di sana berbeda dengan pohon- pohon seperti yang biasa dijumpai karena pohon di sana sangat besar. Dodi tidak hanya berjalan-jalan tapi Dodi juga belajar. Di sana Dodi belajar  Matematika dan yang lain.

 Setelah Dodi melihat pohon-pohon yang sangat besar, Dodi melihat tanaman kaktus. Akan tetapi ketika di sana Dodi tertusuk duri kaktus dan sejak itu Dodi mulai berhati-hati ketika berjalan. Dodi juga melihat sungai yang airnya sangat  kencang ketika mengalir. Setelah itu kami pun menGgelar tikar di bawah pohon yang sangat  besar. Kami membuat Quiz yang seru dengan guru-guru Dodi yang seru juga. Setelah Quiznya selesai, Dodi makan siang terlebih dahulu sebelum sholat dzuhur.

 Ketika Dodi sudah selesai  makan  adzan berkumandang. Dodi ingin ke masjid tapi ternyata ada teman Dodi yang belum selesai makan dan Dodi  tidak mau ke masjid sendiri saja karena Dodi belum telalu hafal situasi di Kebun Raya Bogor.  Akhirya Dodi menunggu teman Dodi  yang masih makan siang. Setelah itu Dodi pun pergi ke masjid sambil  mengobrol di jalan.

 Sesampainya di masjid  Dodi berwudhu dulu sebelum sholat, akan tetapi ketika  melihat  jamaah ternyata  sudah rakaat  terakhir, Dodi pun langsung masuk  dengan temannya. Setelah sholat, mereka kembali ke tempat mereka  beristirahat. Ketika Dodi sampai di tempat mereka beristirahat, keadaan agak sepi karena murid  perempuanya berfoto-foto entah dimana bersama guru mereka. Dodi dan temannya pun akhirnya menyusul mencari teman-teman perempuan yang sedang asyik berfoto.

Kegiatan terakhir adalah kegiatan bebas. Teman- teman Dodi melakukan beberapa kegiatan yang mereka sukai. Ada yang bermain kamera, ada yang sedang makan karena belum kenyang, sedangkan Dodi lebih memilih bermain bersama gurunya. Setelah itu Dodi dan teman-teman  diwawancarai oleh guru Dodi tentang perasaannya selama berkegiatan di Kebun Raya, dan diajari  bagaimana cara menggunakan kompas. Tidak terasa sudah pukul 14.00,  mereka pun pulang dari Kebun Raya  Bogor.

 Perjalanan yang cukup jauh membuat kaki Dodi dan teman-temannya merasa pegal walaupun sudah beistirahat. Akhirnya Dodi sampai di gerbang  Kebun Raya Bogor. Ayah dodi datang  dan dia berpisah dengan teman-teman dan guru.

Pengalaman ini membuat Dodi merasa senang, apalagi mereka adalah teman-teman baru Dodi. Akan tetapi dengan adanya wabah Corona ini, membuat Dodi hanya bisa bertemu melalui aplikasi zoom saja. Pengalaman yang sangat berharga bagi Dodi, walau akhirnya setelah di rumah Dodi harus menjalankan sholat dalam posisi duduk karna kondisi kaki Dodi yang sakit, efek perjalanan jauhnya. Akan tetapi dalam setiap doanya, Dodi selalu berdoa semoga Allah segera mengangkat wabah ini sehingga Dodi dan teman-temannya bisa beraktivitas seperti dulu.

Ditulis oleh Hafidz M. Azka, siswa HS SMP Bening

SHARE

Post Author: Bening Indonesia Foundation

Leave a Reply

Your email address will not be published.